PEMUDA ITU BERPERAN BUKAN BAPERAN.!!

Haloo sobatt BADUN! Selamat beraktivitas! Meskipun lockdown kita harus tetep produktif ya?? :))

Kondisi alam sekarang emang menegangkan semua orang ya?? Tapi semua kejadian dari yang baik maupun yang jelek kalo dielmoni pasti ada hikmahnya, contoh kecil saja. Belajar dari anak punk, meskipun tampang rupanya tidak pantas dipantau, tapi kalo dilihat dari sisi positifnya mereka itu nilai solidaritasnya tinggi lhoo.:))

Nah!! Kita sebagai pemuda harus tetep konsisten berperan bukan baperan, walau pandemic covid 19 ini mengahantui pikiran semua orang. Cukup daerahmu saja yang di lockdown otakmu jangan ikut yaa.

• Langkah-langkah produktif ditengah pendemic ini.

1. Jaga kewarasan dengan perbanyak literasi,
Nah membaca bukan  hanya sekedar di buku, novel dan koran ya. Literasi digital juga bisa dong asal berbasic knowladge (pengetahuan).

 2. Buat dateline, kayaknya sih ini hal sepele ya tapi bisa merubah hal yang sepuluh lho,

 3. Sadari dan kembangkan kreatifitas anda,
Yang suka buat kue ya kembangkan model kue anda, bisa buat kue berbentuk masker, dll.Yang suka main sosmed, medsos kembangkan itu bisa ikutan giveaway quoetes, bisa buat narasi di blog dll. Intinya Sesuai kreatifitasnya anda.

 4. Yang lulusan pesantren kembangkan ilmu anda
Mulai dari menjadi bilal, khotib, imam, guru,  dll. Kalian itu frist line of the change  pada dunia yang mulai kusut ini

Nah logicanya gini sobat, kenapa sih kita harus berperan?? Ingat soekarno dulu bilang beri aku 10 pemuda akanku guncangkan dunia?? Masak soekarno inginkan pemuda yang baperan untuk merubah dunia??:)) tentu saja tidak kan??

Ini yang terakhir sobat,

Jika anda ingin mengenal dunia maka membacalah!! Jika anda ingin dikenal dunia maka menulislah!!:)) Semoga bermanfaat!!

Sumbangan dari: Teguh Pradana

Comments

  1. Yang ga papa baper itu ketika membaca blod ini wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih kak. Habis baca jangan lupa share :)

      Delete
  2. aku berperan dengan tiduran aja dirumah kakak selama masa pandemi ini

    ReplyDelete

Post a Comment