Kebersihan Hakiki


Kita semua pasti sudah tidak asing tentang hadis kebersihan. Entah dari mimbar khutbah, majelis ta’lim atau bahkan obrolan sehari-hari. Hadis yang berbunyi النظافة من الإيمان (Kebersihan sebagian dari iman) ini sangat mudah untuk diucapkan, akan tetapi sangat sulit untuk dilaksankan.

Mungkin sebagian dari kita menganggap hadis tersebut sangat remeh, karena hanya bicara tentang kebersihan. Tapi kebersihan seperti apa yang dimaksud? Apakah hanya sekedar hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempat nya, berpakaian rapi dan necis? Atau malah ada kebersihan-kebersihan lain yang dimaksud?

Kita semua tahu bahwa sebagian dari orang-orang yang diberikan amanah  tidak menjalankan amanah nya dengan baik. Mereka semua tidak ada yang berpakaian lusuh,lecek apalagi kotor, semua berpenampilan sangat rapi, bersih dan necis. Apakah kebersihan pakaian mereka sudah bisa disebut sebagian dari iman? Saya rasa tidak.

Ada beberapa hal yang perlu kita kupas sedikit lagi. Menurut pendapat pribadi penulis, hadis     (النظافة من الإيمان) bukan hanya bicara tentang kebersihan dzohir saja, akan tetapi juga menyangkut tentang kebersihan batin yakni hati seseorang. Dan ini akan berimbas pada akhlaq dan mulianya perilaku seorang hamba.

Penampilan bersih bisa saja menipu kita. Dari luar nampak bersih, tapi tidak dengan dalam nya. Mari kita simak hadis berikut:


أَلآ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلآ وَهِيَ الْقَلْبُ

“Ketahuilah, sungguh di dalam tubuh itu ada segumpal daging. Jika daging tersebut baik, baiklah seluruh tubuh. Jika rusak, rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah kalbu (hati).” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Hadis pertama dan kedua memiliki keterkaitan. Kebersihan yang dimaksud pada hadis pertama jelas tidak berbicara tentang kebersihan dhahir saja, tapi juga kebersihan hati. Hati yang kotor tidak akan membuat kita berprilaku baik meskipun sebagian orang menganggap perbuatan kita itu baik. Sebaliknya, hati yang bersih akan selalu menuntun kita pada prilaku yang baik.

Maka oleh karena itu, sebaiknya kita tidak terkesima dengan penampilan jas mereka yang keren, karena bisa jadi itu akan menjadi tangis kita dikemudian hari


Probolinggo, 15-05-2020

Comments